Suara Pembaharu ideas 2018

Jakarta, Suarapembaharu.com - Diduga menerima gratifikasi, komisioner KPU Ade Sudrajat dan Ketua Panwaslu kabupaten Garut Jawa Barat ditangkap tim Satgas Anti Money Politic Bareskrim Polri, Sabtu (24-2-2018) siang.

Keduanya ditangkap atas dugaan menerima suap untuk meloloskan salah satu pasangan calon (paslon) di Pemiluhan bupati Garut.

"Iya memang benar (penangkapan). Sekarang sedang diperiksa di Ditreskrimum Polda Jabar," ucap Kapolda Jabar Irjen Agung Budi Maryoto seperti dilansir dari detikcom.

Saat penangkapan, polisi turut mengamankan satu buah unit mobil Daihatsu Sigra berwarna putih.

"Ada satu mobil yang kita amankan," katanya.

Sampai saat ini polisi belum merinci secara lengkap terkait penangkapan tersebut. Begitupun terkait paslon yang melakukan suap.

"Dugaan tindak pidana menerima suap atau gratifikasi untuk meloloskan salah satu calon dalam pilkada Kabupaten Garut," tuturnya.

Dari penangkapan tersebut keduanya melanggar pasal 11 dan atau 12 Undang-Undang Tipikor dan atau pasal 3 dan 5 Undang-Undang TPPU.

Seperti diketahui, ada empat paslon yang dinyatakan lolos untuk mengikuti Pemilihan bupati Garut 2018, satu pasangan independen, tiga pasangan dari partai politik.

Keempat paslon itu adalah pasangan petahana Rudy Gunawan-Helmi Budiman, pasangan Iman Alirahman-Dedi Hasan Bahtiar, pasangan Suryana-Wiwin, dan pasangan Agus Hamdani-Pradana Aditya Wicaksana.

Direktur Eksekutif Perludem, Titi Anggraini mengatakan bahwa operasi tangkap tangan Anggota KPU dan Ketua Panwas di Garut jadi peringatan keras bagi seluruh penyelenggara pemilu serta proses seleksi penyelenggara pemilu yang sedang berlangsung saat ini. Bahwa referensi dan preferensi tanpa kompetensi dan independensi hanya hasilkan mudharat.

Selain jadi peneguh bahwa pengawasan publik dan penegakan hukum tidak boleh kendor. Lagi lagi penyelenggara pemilu bukan lembaga penitipan orang-orang bermasalah.

"Bagi sobat penyelenggara pemilu tetap semangat, tetap solid. Ini ujian untuk memperkokoh kredibilitas dan eksistensi lembaga," jelasnya melalui akun twitternya, Senin (26-2-2018).


Editor : Arham Licin

Post a Comment

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.