Suara Pembaharu ideas 2018

Jakarta, Suarapembaharu.com - Partai Politik di Indonesia dinilai tidak memiliki ideologi yang jelas dalam memperjuangkan hak masyarakat. Pasalnya, semua partai politik di Indonesia hampir memiliki ideologi yang sama.

"Kalau di Australia, Amerika, setiap partai politik itu beda ideologi. Misalnya Green Party, dia itu isunya tentang lingkungan, ada juga partai yang identitas gay party, dia membela gay. Kalau disini (Indonesia) objeknya sama, nggak ada beda-beda," kata Ferry Daud Liando, Peneliti Pemilu dari Universitas Sam Ratulangi, Manado dalam diskusi publik yang diselenggarakan Komunitas Pemerhati-Pers Peduli Pemilu dan Demokrasi (KORELASI), bertajuk Sinergitas antara Pegiat Demokrasi, kelompok Sipil, Pers, dan Penyelenggara Pemilu dalam Mewujudkan Pilkada Berintegritas, di kantor Bawaslu RI, Rabu (21-3-2018).

Dengan begitu, kata Liando, masyarakat bingung mau memilih partai yang mana. Hal itu juga membuat masyarakat memilih Golput dalam pemilu.

"Ada partai agama tapi visinya nasionalis, sebaliknya, ada partai yang nasionalis tapi misinya agamais, bingung masyarakat membedakan parpol yang satu dengan yang lain," katanya.

Oleh karena itu, lanjut pria yang dikenal paling aktif dalam persoalan kepemiluan dalam mendirikan partai politik, jangan hanya syarat-syarat normatif yang harus dipenuhi. Akan tetapi syarat yang substantif juga harus diperhatikan. Syarat normatif yang dia maksud, misalnya masalah kesekretariatan dan kepengurusan, sementara yang substantif adalah yang berkaitan dengan ideologi, visi dan misi.

"Kalau sama (visi dan misi) sebaiknya nggak usah, kan sudah ada partai yang sama, ngapain berdiri lagi partai. Kecuali berbeda, kalau kepentinganya berbeda silahkan, tapi kalau sama ngapain lagi di loloskan," ujarnya.

Ia menambahkan, partai politik yang baru, seharusnya tidak memiliki visi yang sama dengan yang sudah ada.

"Seharusnya parpol itu berdiri jangan hanya syarat administratif, tapi juga harus syarat substantif, apakah punya visi yang berbeda dengan parpol yang lama," tutupnya.

Kegiatan yang dihairi langsung oleh anggota Bawaslu RI Afif Afifudin dan Titi Anggraini Direktur Perludem.
(AL)

Post a Comment

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.