Suara Pembaharu ideas 2018

Sangihe, Suarapembaharu.com - Tim EFQR Lanal Tahuna menangkap Warga Negara Philipina (WNP) Illegal yang menjaga Rumpon milik warga negara Indonesia (WNI) yang ada di Tahuna Kabupaten Kepulauan Sangihe, Operasi Gabungan antara TNI AL Tahuna dengan Tim Pora di wilayah perairan Sangihe dengan menggunakan 2 unsur Alpung Lanal Tahuna Kapal Angkatan Laut (KAL) PSH 1-8-31 sebagai Pusat Kendali Utama dan Sea Rider Lanal Tahuna sebagai Tim Penindak di Laut, Selasa, (06/03/2018) kemarin.



Kegiatan operasi gabungan ini digelar karena adanya pengembangan Informasi dilapangan tentang banyaknya WNP Illegal yang masih berada di sekitar Tahuna khususnya dipekerjakan sebagai penjaga Bagan/Rumpon. 

"Dengan berbekal informasi dan data yang akurat dari tim lidmar Lanal Tahuna yang telah melaksanakan Matbar, satu hari sebelumnya mengenai titik posisi koordinat Rumpon dan informasi adanya penjaga rumpon yang merupakan WNP Illegal, selanjutnya kami melakukan penindakan," kata Mayor laut, Agung Dwi Handoko.

Total keseluruhan WNP Illegal yg terjaring operasi gabungan berjumlah 8 orang yang tidak mempunyai dokumen pribadi berupa ID Card, Dok PLB , Pasport maupun surat ijin tinggal dan bekerja di Indonesia.

"Dari hasil pemeriksaan sementara kedelapan WNP Illegal tinggal di Tahuna bervariasi dari minimal 2 tahun hingga 15 tahun. Kebanyakan WNP tersebut tidak berani berdiam didaratan / Tahuna untuk menghindari petugas Tim Pora, Selanjutnya kedelapan WNP Illegal di serahkan ke pihak imigrasi Tahuna untuk dilaksanakan proses lebih lanjut," ungkapnya. (Enal)

Post a Comment

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.