Suara Pembaharu ideas 2018

Bitung, Suarapembaharu.com - Puluhan ahli waris lahan Terminal BBM Pertamina Bitung kepung Kantor Pengadilan Negeri (PN) Kota Bitung, Kamis (05/04/2018).



Lewat ahli waris Alm Simon Tudus ini meminta dengan tegas kepada PN Bitung melanjutkan proses eksekusi lahan terminal BBM sesuai dengan penetapan eksekusi Pengadilan Negeri Nomor 04/Pen.Pdt.Eks/2008/PN.Btg, tanggal 18 April 2008.

"Sudah 10 tahun negosiasi tanpa ada hasil, makanya kami minta proses eksekusi kembali dilanjutkan," ucap Athos Somputan.

Athos yang membacakan surat pernyataan ahli waris mendesak PN Kota Bitung segera melakukan eksekusi sesuai putusan hukum yang telah ada.

“Kami tidak mau lagi melakukan negosiasi karena hasilnya akan sama, yakni Pertamina hanya berupaya menunda proses pembayaran lahan dengan dalih negosiasi,” katanya.

Kedatangan ahli waris Alm Simon Tudus diterima Wakil Ketua PN Kota Bitung, Muhammad Alfi S Usup SH MH yang menerina pernyataan sikap para ahli waris.

“Mewakili PN Kota Bitung, saya terima pernyataan sikap ahli waris dan akan melakukan telaa sebagai prosedur dalam pelaksanaan eksekusi,” jelasnya. (Yb)

Post a Comment

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.