Suara Pembaharu ideas 2018

Manado, Suarapembaharu.com - Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh Gerakan Indonesia Bersih (KIBAR) di depan kantor Kejati Sulut meminta kepada Toni Supit cs untuk bertanggung jawab terkait dengan kasus konspirasi korupsi di Sitaro, Selasa (03/04/2018) kemarin.



Ketua LSM Kibar, Andreas M.Lasut dalam orasinya mengungkapkan, Kejati Sulut agar memperhatikan kesejahteraan masyarakat kepulauan Sitaro.

"Toni Supit cs harus bertanggung jawab atas pembangunan bandara Pihese yang terindikasi uang negara yang di korupsi untuk membayar tanah masyarakat," ucap Andreas.

Jangan jadikan Sitoro tanah pribadi Keluarga Supit, kata Andreas, kami tidak ingin ada lagi konspirasi tentang kasus-kasus korupsi di Sitaro.

"Menjadi pejabat bukan untuk menyengsarakan rakyat, mengambil hak-hak rakyat kecil demi kepentingan pribadi," katanya.

Lebih lanjut, Andreas membeberkan, masysarakat sekarang menginginkan pemimpin-pemimpin  yang bersih dari korupsi, kolusi dan nepotismi, dalam menjalankan tugasnya demi kepentingan rakyat kecil.

"Kami (Red KIBAR) akan kawal kasus ini sampai tuntas, jika aspirasi kami tidak di tanggapi oleh Kepala Kejati Sulut, kami akan turun untuk menggerakan massa yang lebih banyak lagi," pungkasnya. (Redaksi)

Post a Comment

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.