Suara Pembaharu ideas 2018

MANADO, Suarapembaharu.com - Membahas soal tenggelamnya kapal Coelacanth beberapa waktu yang lalu. Hal itu terjadi dinilai sebuah kelalaian karena tidak ada penjaga kapal.

“Wajarlah kalau tenggelam, tidak ada yang jaga. Sekarang apa Dishub mau tanggung jawab sudah menghilangkan aset Negara,” kata Anggota DPRD Manado Marko Tampi dengan nada keras.

Akibat persoalan itu, pihak Komisi DPRD kota Manado rencananya akan melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kemenhub guna mencari solusi. Seperti diungkapkan ketua komisi C Lilly Binti, menurutnya konsultasi itu harus didampingi orang yang benar-benar paham dengan situasi dan kondisi, demi lancarnya agenda.

“Saya minta agar dishub mengutus perwakilan yang tahu betul kondisi ini, biar nanti dapat menjawab pertanyaan pihak kementrian. Karena kita berangkat besok dan pertemuannya hari Rabu,” terang Binti.

Sementara itu Kadishub Manado M Sofyan mengaku, karamnya kapal dikarenakan saat itu cuaca extrim. Tambah lagi kata dia aset itu belum diserahterimakan ke pemkot.

“Karena faktor cuaca, apalagi sudah lama memang kapal tidak beroperasi,” tukasnya.

Saat coba disentil soal kelalaian pihaknya, Sofyan sedikit menghindar.

“Kalau dibilang lalai, itu hanya pendapat orang. Sejak diserahkan 2019 kapal ini sudah tidak beroperasi,” tandas Sofyan. (Nanang)

Post a Comment

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.