Suara Pembaharu ideas 2018

MANADO, Suarapembaharu.com - Dua lelaki masing masing berinisial ZH alias Panjul (22) warga Kelurahan Bailang, Kecamatan Bunaken dan ST alias Paceng (21) warga Kelurahan Tumumpa Dua, Kecamatan Tuminting, terpaksa harus mendekam di jeruji besi Polsek Tuminting. Pasalnya kedua pemuda ini telah menganiaya Panji Saikat (20) warga Kelurahan Tuminting Lingkungan V Kecamatan Tuminting. Peristiwa itu terjadi di Kelurahan Sumompo Kecamatan Tuminting tepatnya di SMP 11 Manado, Sabtu (07-4-2018) sekitar pukul 17.00 Wita.

Menurut informasi yang dirangkum, peristiwa itu berawal saat kedua pelaku bersama dengan teman temannya sedang menggelar pesta minuman keras (keras) di seputaran lokasi kejadian. Lalu salah satu teman mereka bernama Roy keluar untuk membeli rokok.

Saat diperjalanan lelaki Roy bertemu dengan korban, yang kemudian lelaki Roy memanggil korban untuk bergabung untuk menggelar pesta miras bersama dengan kedua pelaku. Namun tak lama kemudian, terjadi adu mulut antara korban dan pelaku Paceng. Sehingga kedua pelaku langsung menganiaya korban secara bersama sama.

Merasa terancam, korban mencoba untuk melarikan diri ke arah SMP 11 Manado. Namun kedua pelaku terus mengejar korban sehingga korban terjatuh. Disitulah kedua pelaku menganiaya korban hingga babak belur. Usai menganiaya korban, kedua pelaku langsung pergi meninggalkan lokasi kejadian, sementara korban pergi ke Polsek Tuminting untuk melaporkan kejadian yang dialaminya.

Berdasarkan laporan tersebut, Tim Resmob Polsek Tuminting dibawah pimpinan Aipda Julian Djarang, langsung mengejar kedua pelaku. Alhasil pada Senin (9-4-2018) sekitar pukul 08.30 Wita, pelaku Panjul dapat diringkus disalah satu rumah yang berada di Kelurahan Sumompo Lingkungan V Kecamatan Tuminting, saat sedang menggelar pesta miras.

Sementara untuk pelaku Paceng diringkus di Kelurahan Maasing Lingkungan III Kecamatan Tuminting pada malam harinya sekitar 23.00 Wita. Selanjutnya digiring ke Polsek Tuminting untuk proses lebih lanjut.

Kapolsek Tuminting AKP Muhammad Fadli membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Kedua pelaku sudah dijebloskan kedalam sel tahanan untuk mempertanggung jawabkan perbuatan mereka, dan akan segera diproses sesuai hukum yang berlaku,” jelasnya. (Nanang Noholo)

Post a Comment

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.