Suara Pembaharu ideas 2018

Manado, Suarapembaharu.com - Panitia Khusus (Pansus) LKPJ Walikota, DPRD Kota Manado, kembali melakukan pembahasan bersama Dinas Pendidikan, yang dipimpin langsung, Kepala Dinas, Deasy Lumowa, Rabu (25/04/2018).



Dalam pembahasan bersama ini, Anggota Pansus LKPJ Markho Tampi, mempertanyakan soal anggaran sebesar 5 miliar, untuk beasiswa bagi mahasiswa berprestasi.

“Terkait anggaran sebesar 5 miliar yang telah kami anggarkan, untuk mahasiswa berprestasi. Karena anggaran beasiswa bagi mahasiswa berprestasi ini, telah dianggarkan sejak tahun 2016 lalu, tetapi sampai saat ini, tidak ada realiasasi sama sekali,” tanya legislator asal dapil Tuminting-Bunaken ini.

Ditambahkan Markho sapaan akrab politisi PDIP ini, jika dana sebesar 5 miliar tersebut tidak ada realisasinya, lebih baik anggaran bagi mahasiswa berprestasi tersebut, dihapuskan saja.

“Harusnya Dinas Pendidikan lebih bisa mengoptimalkan anggaran yang ada, karena dana sebesar 5 miliar tersebut seakan mubasir. Kalau seperti itu, bukankah lebih baik apabila anggaran tersebut diahapus saja dan dialihkan untuk program lain, yang bersentuhan langsung dengan kepentingan warga,” tambahnya.

Terkait hal tersebut, Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Kota Manado, Deasy Lumowa, mengatakan bahwa anggaran beasiswa bagi mahasiswa berprestasi tersebut, adalah untuk mereka yang berasal dari masyarakat ekonomi lemah atau miskin.

“Anggaran tersebut memang belum terealisasi, karena berdasarkan arahan dari Walikota, beasiswa tersebut haruslah diberikan kepada mahasiswa miskin dan berprestasi. Karenanya, kami dari dinas, benar-benar sangat selektif dalam hal tersebut, bahkan kami sampai turun langsung ke lapangan, untuk mendata para calon penerima, tetapi tidak menemukan calon yang sesuai dengan kriteria miskin,” ungkap Lumowa.

Meski begitu, Kadis masih berharap agar anggaran 5 miliar bagi mahasiswa berprestasi, jangan dulu dihilangkan, karena menurutnya anggaran tersebut pasti bisa direalisasikan dalam penganggaran berikutnya.

“Kami akan mengubah kriteria bagi calon penerima beasiswa ini, dari mahasiswa miskin berprestasi, menjadi mahasiswa berprestasi tapi kurang mampu. Kami yakin kalau kriterianya mahasiswa kurang mampu, dipastikan ada mahasiswa yang layak dan pasti terbantu, dengan program tersebut,” jelas Lumowa mengakhiri. (Laks)

Post a Comment

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.