Suara Pembaharu ideas 2018

Suarapembaharu.com - Lagi lagi tulisan saya ini berdasar dari hasil analisis dilapangan tentang proses menghadapi pesta demokrasi atau proses menjelang pemilihan kepala daerah secara serentak yg diikuti sebanyak 171 daerah dan ini terkhusus di daerah kabupaten Jeneponto, tetapi konten dalam tulisan saya ini berbeda dari yang sebelumnya. semoga para pembaca yang budiman tidak jenuh.



Truth Claim adalah istilah yg biasa di kaitkan dengan kajian teologi yang dimana di artikan sebagai “klaim kebenaran” oleh setiap aliran/mashab yang menklaim dirinya yang paling benar dan yg paling kuat sementara yang lain sesat dan lemah, klaim ini kemudian melahirkan keyakinan yg disebut doctrin of salvation.

Seiring dengan perkembangan zaman, Truth Claim menjalar masuk ke dalam bingkai perpolitikan yang dimana para aktor politik masing masing menklaim diri telah memiliki kekuatan dan kebenaran tersendiri dan itu patut untuk diikuti karena aktor politik yang lain tidak benar sehingga terbangunlah doctrin of salvation. kondisi inilah yang terjadi, mereka saling menklaim bahwa kelompoknyalah yang kuat, terbaik dan BISA Menang dalam kontestasi pemilihan kepala daerah, semntara klaim mereka tidak didasari dengan kekuatan data statistik. claim itu dilakukan secara langsung maupun melalui media. 

Dalam proses pilkada, ada beberapa hal yang terjadi disetiap daerah masing masing, terutama relasi sosial semakin sensitif akibat suhu politik yang semakin memanas, ini dikarenakan dalam suatu komunitas  terdapat perbedaan pilihan pasangan calon atau kandidat yang bermuara pada saling klaim kebenaran dan kekuatan, bahwa kelompoknyalah yang lebih benar dan lebih bisa menang.

Dalam fenomena Trut Claim, hal yang paling aneh ketika klaim kemenagan dan kekuatan itu datangnya dari kelompok yang minoritas dengan membuka wacana kemenangan diberbagai media tanpa didasari lagi data statistik.

Saya hanya menghimbau kepada masyarakat agar dapat memahami dan menkaji dengan baik visi misi para kandidat jangan sampai terdoktrin dengan klaim kebenaran yang semu, karena tidak semua kandidat di Jeneponto menyusun visi misi dan programnya yang berdasar pada realitas dilapangan hanya bersifatnya visi misi instan dan hanya sebagai doktrin kebenaran yang berulang untuk memperoleh suara.
Wassalam.

Penulis : Hardianto Haris
Editor    : Yaser Baginda

Post a Comment

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.