Suara Pembaharu ideas 2018

Sangihe, Suarapembaharu.com - Publik atau warga masyarakat di Pulau Kawaluso Kecamatan Kepulauan Marore terpaksa harus mengkonsumsi air hujan sebagai kebutuhan hidup setiap hari.



Demikian disampaikan Kapitalaung atau Kepala Desa Kampung Pulau Kawaluso Kecamatan Kepulauan Marore, Benni Barahama, yakni kondisi ini telah berlangsung sudah semenjak lama dan masih berlangsung hingga kini. 

"Air bersih yang digunakan untuk kehidupan mereka sehari hari yaitu berasal dari air hujan. 
Tiap rumah warga sudah disediakan bak penampung yang dipakai untuk menampung air hujan setempat," ucap Barahama.
 
Dijelaskan lebih lanjut, meskipun sudah semenjak lama dilakukan, namun publik atau masyarakat setempat tetap bersyukur pada Tuhan karena air minum yang dikonsumsi masih bisa bertahan dan menunjang kehidupan dan tetap sehat. 

"Pernah dilakukan penggalian sumur dan pengeboran terhadap air tanah di Kampung Pulau Kawaluso, namun yang keluar bukan air dan ternyata hanya ada karang. Akhirnya publik atau masyarakat tak lagi memaksa untuk mengebor air," Jelasnya.

Diakuinya, memang beberapa tahun yang lalu, yakni tahun 2016 lalu, sempat ada bantuan dari pemerintah pusat yakni berupa alat penyulingan air laut menjadi air tawar untuk dikonsumsi publik atau masyarakat setempat. 

"Bantuan pemerintah pusat berupa alat penyulingan air asin ke air tawar. Tapi tak bertahan lama sejak 2016 lalu dan saat ini macet atau rusak sehingga tidak dapat di pergunakan lagi yakni mesin penyulingan air tersebut," pungkasnya. (Enal)

Post a Comment

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.