Suara Pembaharu ideas 2018

Makassar, Suarapembaharu.com - Salah satu praktisi Perlindungan Disabilitas Kota Makassar, Noldus Pandin, memaknai hari kebangkitan nasional belum maksimal di Indonesia.



Menurut Noldus, selama 73 tahun bangsa kita merdeka. Namun, penyandang disabilitas belum merasakan arti kebangkitan nasional.

"Karena memang di dalam ruang-ruang pelayanan publik seperti bidang pendidikan, kesempatan dunia kerja, serta layanan mobilitas kaum disabilitas belum tersentuh secara maksimal," beber Noldus.

Seharusnya hal semacam ini perlu di perhatikan oleh pihak eksekutif dan legislatif dari tingkat pusat sampai ke tingkat daerah. Untuk sekarang ada Undang-Undang no. 19 tahun 2011 tentang, convention on the rigth the people disabilitas. Kemudian juga lahir Undang-Undang no 8 tahun 2016 tentang perlindungan disabilitas.

"Jangan hanya jadikan korban disabilitas sebagai acara seremonial yang biasa dilakukan di acara keagamaan maupun agenda dari Dinas Sosial yang hanya ingin berpacu pada penghabisan anggaran," pungkas Noldus yang juga Alumni Universitas Gaja Mada (UGM), Minggu (20/05/2018). (AR)

Post a Comment

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.