Suara Pembaharu ideas 2018

Makasar, suarapembaharu.com - Menanggapi serangan teror bom bunuh diri di Surabaya, banyak kalangan menyampaikan pernyataan sikapnya. Termasuk Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia Cabang Makassar, Pernyataan ini disampaikan di Kegiatan Deklarasi Pemuda Sul-Sel bersama TNI dan POLRI Melawan Terorisme yang berlangsung Di student Center GMKI Makassar, selasa 15 Mei 2018.

"Bahwa tidak ada agama yang diakui di Indonesia yang mengajarkan tindakan ini olehnya itu saya menghimbau kepada semua anggota GMKI dan kita semua agar segala rentetan peristiwa teror yang terjadi beberapa hari sebelumnya tidak dikaitkan dengan kelompok Agama mana pun karena  tindakan terorisme adalah musuh semua agama, jadi jangan mengaitkan persoalan ini dengan Agama," kata Ketua Cabang  Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI ) Makassar, Bastian Littu, di Kantor GMKI Makassar, Jl Gunung Bawakaraeng No 51, Makassar, Selasa (15/5/2018). Selain itu Bastian Littu juga menyampaikan sikap Mendesak dan sekaligus mendukung upaya dan langkah-langkah pemerintah dan aparat keamanan untuk mengusut secara cepat dan tuntas motif, pola, serta gerakan yang memicu terjadinya peristiwa ini GMKI juga meminta agar Undang Undang Terorisme segera diselesaikan. Gerakan terorisme sudah semakin merajalela oleh karena itu  Negara wajib hadir untuk menjamin keamanan hidup setiap warganya.harapan kami juga
Semoga kegiatan DEKLARASI ini menjadi komitmen awal dalam rangka melawan terorisme.

Deklarasi ini dilaksanakan oleh DPP KNPI Sulsel bersama Cipayung dan OKP kepemudaan yang ada di sulawesi Selatan. (AZ)

Post a Comment

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.