Suara Pembaharu ideas 2018


Penyerahan tongkat komando oleh Danrem 131/Santiago kepada Dandim 1309/Manado.
Manado, Suarapembaharu.com - Alih tugas dan jabatan di setiap organisasi, termasuk dilingkungan TNI, adalah suatu hal yang biasa. Disamping untuk penyegaran, alih tugas dan jabatan juga berfungsi untuk memenuhi kebutuhan organisasi agar menjadi lebih dinamis.

Hal tersebut diungkapkan Komandan Korem (Danrem) 131/Santiago, Brigjen TNI Joseph Robert Giri saat memimpin serah terima jabatan (Sertijab) Dandim 1309/Manado dari pejabat lama Letko Inf Arif Harianto kepada pejabat baru Letkol Inf Elvino Yudha Kurniawan, di Aula Makorem 131/Santiago. Rabu (29/8/2018) sore.

Sebelumnya Letkol Inf Elvino Yudha Kurniawan menjabat sebagai Danyontar Dewasa Mentar Akmil menggantikan Letkol Inf Arif Harianto yang mendapat jabatan sebagai Dansecaba Rindam XIII/Merdeka.

Sehubungan dengan serah terima jabatan ini, selaku pribadi dan atas nama komando, Saya (Danrem-red) menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tulus kepada Letkol Inf Arif Harianto beserta Isteri, atas dedikasi dan karya nyata selama aktif melaksanakan tugas dan tanggung jawab jabatan sebagai Dandim 1309/Manado.

"Pengalaman tugas yang berharga ini adalah bekal yang berguna bagi pelaksanaan tugas selanjutnya sebagai Dansecaba Rindam XIII/Merdeka," ujar Danrem.
Danrem 131/Santiago foto bersam Dandim 1309/Manado yang baru dan pejabat lama. 
Danrem juga menyampaikan selamat kepada Letkol Inf Elvino Yudha Kurniawan beserta Isteri atas jabatan barunya sebagai Dandim 1309/Manado.

"Dengan bekal berbagai pengalaman tugas sebelumnya, termasuk sebagai Danyontar Dewasa Mentar Akmil, Diharapkan agar segera dapat menyesuaikan diri dengan situasi dan kondisi Kota Manado sebagai wilayah tanggung jawab penugasan yang baru," terang Danrem.

Danrem juga menjelaskan bahwa Kota Manado merupakan wilayah tanggung jawab Kodim 1309/Manado yang mempunyai nilai yang sangat strategis, dimana kota Manado adalah ibukota Provinsi sehingga menjadi pusat kegiatan pemerintahan Provinsi Sulawesi Utara. Baik dari segi perekonomian dan pendidikan, serta didukung dengan keberadaan bandara dan pelabuhan laut serta fasilitas dan obyek vital lainnya.

Oleh karena itu, lanjut Danrem, apa yang terjadi di Kota Manado tentunya akan berpengaruh terhadap daerah lainnya, sehingga tidaklah berlebihan jika dikatakan bahwa stabilitas keamanan wilayah Kota Manado merupakan barometer keamanan di Provinsi Sulawesi Utara secara keseluruhan.

Apalagi musibah bencana alam banjir dan tanah longsor yang pernah terjadi menimpa warga Kota Manado dan telah merenggut belasan korban jiwa harus menjadi bahan evaluasi untuk tindakan preventif selanjutnya, khususnya dalam membina masyarakat agar lebih waspada dan peka terhadap situasi lingkungan.

"Sebagai satuan kewilayahan, Kodim Manado harus semakin proaktif dan profesional dalam membina ketahanan wilayah. Pelihara dan tingkatkan rasa kebersamaan dan persaudaraan diantara seluruh komponen bangsa yang telah terbina dengan baik selama ini," pungkas Brigjen TNI Joseph Robert Giri.
(Datsir)

Post a Comment

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.