Suara Pembaharu ideas 2018

Bitung, suarapembaharu.com - Terkait dengan kekurangan volume bangunan Puskesmas Bitung Barat Satu, salah satu aktivis Kota Bitung, Sany Kakauhe angkat bicara, Kamis (02/08/2019).



Menurut Sany, kekurangan volume bangunan disebabkan karena sistem pengawasan yang lemah oleh panitia pelaksana proyek kepada kontraktor.

"Jangan sampai terindikasi terjadi kongkalikong antara kontraktor dan panitia proyek," ungkap Sany.

Sany juga menjelaskan, seharusnya legislatif dalam hal ini DPRD Kota Bitung, sebegai wakil rakyat lebih proaktif dalam menjalankan fungsi pengawasan.

"Yang pasti proyek ini sudah selesai, maka perlu aparat penegak hukum menelusuri, jangan sampai ada niat korupsi dari awal pembangunan proyek puskesmas," pungkasnya.

Diketahui, sesuai Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK, pelaksana proyek itu adalah CV JT dengan surat perjanjian/kontrak Nomor 28/k-BM/PKM/KES/VII/2017 tanggal 02 Agustus 2017 senilai Rp1.988.950.000.

Akibatnya, dari hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tanggal 8 Maret 2018 bersama pejabat pelaksana teknis kegiatan, inspektorat dan pihak rekanan ditemukan kekurangan volume konstruksi yang nilainya mencapai puluhan juta.

(YaserBaginda)

Post a Comment

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.