Suara Pembaharu ideas 2018

Ribuan peserta tari gemu famire di sepanjag jembatan Soekarno.
Manado, Suarapembaharu.com -Kodam XIII/Merdeka menggelar acara tari gemu famire di sepanjang Jembatan Soekarno, Kota Manado, Sulawesi Utara. Sebanyak 8000 peserta turut meramaikan kegiatan ini, Selasa (4/9) pagi. Acara tari gemu famire ini digelar secara serentak di seluruh Indonesia.

Dengan adanya jumlah peserta yang begitu banyak dan digelar secara serentak di seluruh Indonesia, tarian Gemu famire yang digelar oleh Korps TNI ini pun masuk dalam Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).
Tari kreasi tradisional dari Maumere, Kabupaten Sikka di Nusa Tenggara Timur ini mengikuti irama lagu yang diciptakan oleh pemuda asli Maumere Gemu Famire.

Lagu yang viral sejak tahun 2012 ini dikenalkan oleh seorang pemuda Indonesia dari Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Frans Cornelis Dian Bunda, atau lebih dikenal dengan sebutan Nyong Franco.

Lagu yang diangkat dari sebuah kearifan lokal ini mampu menggoyang anak-anak, para pemuda, bahkan orang-orang dewasa di seluruh Persada Nusantara melalui sebuah, buah dari kecintaan kepada tradisi dan budaya lokal yang merupakan cikal bakal budaya nasional ini patut diberi apresiasi.

Peserta tari gemu famire.
Hal tersebut disampaikan Panglima Kodam (Pangdam) XIII/Merdeka Mayjen TNI Tiopan Aritonang saat membuka pelaksanaan pemecahan rekor tari Maumere Gemu Famire.
Lanjut Pangdam, kita patut berbangga karena satu lagu dari pemuda Indonesia mampu menyatukan segenap komponen bangsa, termasuk kita yang ada saat ini yang menjadi bagian dari tari massal serentak se-Indonesia.

"Tari Gemu Famire ini sebagai perwujudan kemanunggalan TNI dengan Rakyat, dan untuk menunjukkan bahwa TNI dapat eksis karena rakyat Indonesia mendukungnya, terbukti untuk wilayah se-Kodam Merdeka seluruh pesertanya mencapai 34.212 orang" lanjutnya.

Kegiatan seni tari gemu famire ini digelar dalam rangka memperingati HUT ke-73 TNI. "Semoga TNI tetap dekat dan kemanunggalan TNI dengan rakyat tetap terjalin," tandas Aritonang.
(datsir)

Post a Comment

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.