Suara Pembaharu ideas 2018

Bitung, suarapembaharu.com - Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) 'Greenpeace' asal Belanda, investigasi langsung kasus dugaan pencemaran udara di PT Multi Nabati Sulawesi (MNS), Selasa (25/09/2018).



Dari informasi yang dihimpun media ini, kedatangan LSM asing ke Kota Bitung terkait dengan adanya laporan masyarakat yang sudah puluhan tahun menjadi korban pencemaran limbah B3 dari dua perusahan yang produksi minyak kelapa.

Salah satu kordinator Greenpeace, Rully saat dikonfirmasi, membenarkan bahwa saat ini sedang melakukan pendalaman dugaan kasus pencemaran lingkungan di PT MNS.

"Ya memang benar saat ini kami berada di dermaga PT MNS. Teman-teman media sabar ya selesai pemeriksaan hasilnya kita akan sampaikan secara terbuka," ungkapnya.

Sementara itu, Manager Penanganan Limbah PT MNS, Sahat Marpaung belum bisa berkomentar lebih dan mengaku belum mengetahui secara pasti kedatangan LSM Greenpeace di PT MNS.

"Saya masih di jalan, belum tahu kedatangan mereka," pungkasnya.

Diketehui, bukan hanya PT MNS yang melakukan pelanggaran lingkungan di Bitung, lantas bagaimana dengan PT Delta? Yang menimbun limbah B3 yang sampai hari ini tidak ada penanganan dari pemerintah.

(YaserBaginda)

Post a Comment

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.