Suara Pembaharu ideas 2018

Manado, suarapembaharu.com - Pimpinan cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Manado periode 2018-2019 resmi dikuhkukan, dengan tema "Re-Orientasi Gerakan Kepemimpinan Berintegritas", Minggu (28/10/2018) kemarin.


Ketua cabang IMM Manado, Kurniawan Lawendatu mengungkapkan, IMM sendiri memiliki dasar ke organisasi yang sebagaimana di catumkan dalam trilogi intelektualitas, Humanitas dan Relijiusitas dengan menjadi gerakan terkonsolidasi dalam IMM.

"Intelektualitas tidak hanya di tafsirkan kecerdasan atau cendekiawan berpribadi. Tapi bagaiman seorang intelektual harus berada di posisi kaum termarjinal dan kaum lemah yang tertindas oleh penguasa," katanya.

Ralijiusitas tambah Lawendatu, tidak hanya sekdar bentuk keyakinan, sebagaimana di akhirat nantinya akan mendapatkan kedudukanya di surga. 

"Tapi bentuk relijiusitas yng dimaksud di sini begimana agar memanifestasikan nilai-nilai sosial dan mempunyai jiwa humanitas atau sensitifitas terhadap masyarakat  yang sekarang sudah tertindas oleh penguasa," jelas Lawendatu.

Apalagi sekarang, kata Lawendatu, kita sudah krisis Politik, Ekonomi, dan Budaya. Hingga saat ini sudah dikuasai oleh kapital-kapital. Sedangkan kita tidak mendapat apa-apa.

"Sekarang sudah di era milineal, di mana dulunya kapital industri sekarang sudah kapiital di gital. dimana segalah susuatu yang di butukan, sudah berada di jari jempol kita. Mari kita refleksikan kembali sebagaimana pemudah-pemudah kita dulunya telah memperjuangkan kemrerdekaan indonesian, dengan perjuangan mereka sampai mengeluarkan tetesan tangis dan siap membelah bangsa indonesia, dengan hati yang bergelora, melangkakan kaki dan bertujuan untuk mencita-citakan bangsa yang cerdas, dan masyarakat sejatra, seperti yang sekarang kita nikmati," katanya.

sudah tidak lama lagi kita akan merayakan pesta demokrasi pemilihan legislatif dan perisden, dan masyarakt kita akng membutuhkan batuan kita sebagai kaum intelektual.

"Dengan tantangan seperti ini, kita  mahasiswa sebagai agen perubahan dan bagian seorang intelktual. dengan prablem bangsa indonesia. Sudah saatnya kita bersanding bukan bertanding, karna kemerdekaan indenosia kita juga di bangun atas kesolidan," pungkasnya.

(MudatsirSulaiman)

Post a Comment

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.