Suara Pembaharu ideas 2018


Biung,Suarapembaharu.com - Dalam rangka mengantisipasi terjadinya bencana alam di wilayah teritorial, Kodim 1310/Bitung bersama Pemkot Bitung, Pemkab Minut serta Basarnas menggelar rapat koordinasi (Rakor) kesiapsiagaan dalam rangka penanggulangan bencana alam di wilayah Kota Bitung dan Kabupaten Minahasa Utara, Rabu (14/11/2018).

Rapat koordinasi yang digelar di ruang data Makodim 1310/Bitung ini dipimpin langsung Komandan Kodim (Dandim) 1310/Bitung, Letkol Inf Kusnandar Hidayat serta pimpinan Instansi terkait dalam hal ini potensi SAR.

Dandim 1310/Bitung, Letkol Inf Kusnandar Hidayat mengatakan, dilaksanakannya rakor kesiapsiagaan ini sebagai langkah antisipasi terjadinya bencana alam di wilayah teritorial Kodim Bitung.

"Rakor ini untuk membangun persamaan persepsi tentang upaya penanggulangan bencana di wilayah Kodim. Dengan adanya kesamaan persepsi maka koordinasi dan sinergitas dalam pelaksanaan tugas bisa berjalan efektif," kata Dandim kepada Suarapembaharu.com, Kamis (15/11/2018) malam.

Nandar sapaan akrabnya dalam paparannya, bahwa wilayah Kodim 1310/Bitung merupakan daerah rawan bencana. Sehingga kita di tuntut untuk selalu waspada dan perlu memperhatikan managemen krisis, salah satunya peringatan dini dan koordinasi.

Dirinya melanjutkan, semua kemungkinan terburuk jika terjadi bahaya bencana alam harus dianalisa dan selanjutnya membuat rencana operasi SAR dalam beberapa opsi, salah satunya adalah penentuan jalur evakuasi.

"Dimana posisi jalur evakuasi harus benar-benar dipahami dan diperlukan adanya perhatian khusus dan koordinasi yang baik antara Kodim 1310/Bitung, Basarnas serta instansi terkait di lokasi demi mengambil langkah-langkah yang tepat," jelas Nandar.

Diharapkan dengan rapat koordinasi ini dapat disusun tahapan penanggulangan bemcana antara lain, meliputi pra bencana, tanggap darurat dan pasca bencana.

"Untuk itu, perlunya ada pemahaman dan kesamaan persepsi bagi peserta yang hadir untuk selanjutnya disosialisasikan kepada masyarakat terkait tahapan-tahapan dalam penanggulangan bencana mulai tahap pra bencana, saat bencana (tanggap darurat) dan pasca bencana," pungkasnya.(tsir)

Post a Comment

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.