Suara Pembaharu ideas 2018

Makassar, suarapembaharu.com - Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia Cabang Makassar Santus Albertus Magnus gelar aksi damai di Jalan Jenderal Sudirman kota Makassar dengan agenda untuk menuntut efektifitas kinerja DPR.


Ketua Presidium PMKRI Cabang Makassar Anastasia Rosalinda menyatakan dalam orasinya kami dari Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia Cabang Makassar Santus Albertus Magnus menilai Legislatif saat ini kurang efektif. 

"Karena melihat dari produk Undang-Undang yang dihasilkan dari setiap Rancangan Undang-Undang yang telah di prioritaskan. Dari masa sidang 16 Agustus 2016 sampai dengan tanggal 26 juli 2018 baru sekitar 18 Undang-Undang yang sudah disahkan, sementara Rancangan Undang-Undang yang diprioritaskan masuk Program Legislasi Nasional tidak kurang dari 50 RUU," Rabu (07/11/2018).

Rosalinda juga menambahkan kurangnya produktifitas menghasilkan UU, DPR kembali membentuk Panitia Kerja untuk menyusun RUU Lembaga Pendidikan Agama dan Pesantren yang akhir-akhir ini menuai banyak polemik. 

"Hal ini akan memperhambat kerja DPR untuk fokus pada RUU prioritas Prolegnas," katanya.

Jendral lapangan dalam aksi tersebut Teofilus Hengki Logo juga menyampaikan atas beberapa hal tersebut diatas, maka kami dari Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia Cabang Makassar Santus Albertus Magnus menuntut beberapa hal : 

1.Potong Masa Reses 
2.Tolak Pasal 71 dan 85 dalam RUU Lembaga Pendidikan Agama dan Pesantren, 
3. DPR tetap fokus pada TUPOKSI.
4.Tuntaskan PROLEGNAS.

(AndreowReza)

Post a Comment

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.