Suara Pembaharu ideas 2018

Talaud, suarapembaharu.com - Kisah yang penuh dramatis guna mempertahankan hidup selama berada di tengah laut  selama 29 Hari lamanya lelaki Johanes Manopode (49) Tahun Warga Desa Tambang Kecamatan Rainis Kabupaten Kepulauan talaud akhirnya bisa bertemu lagi dengan keluarga setelah sempat di nyatakan hilang saat melaut di perairan talaud pada 18 agustus 2018 lalu.



Dengan penuh cerita dalam mempertahankan hidup, korban mulai menceritakan kronologis kejadian saat dirinya terapung selama 29 hari di tengah laut tanpa ada pertolongan.

Hari pertama korban saat di terjang badai dan gelombang besar, mesin perahunya mati sehingga korban hanyut terbawa arus sampai ke wilayah laut philipina. setelah 29 hari lamanya mengapung di laut ,akhirnya korban di temukan oleh kapal asing berbendera Taiwan kemudian di bawa ke Negara Philipina untuk di serahkan ke Kedutaan Indonesia yang berada di Philipina .

Berkat kerja sama antara Pemerintah Philipina dan Perintah Indonesia, akhirnya korban di berangkatkan ke Indonesia dan saat ini korban bisa bertemu lagi dengan sanak saudara nya yang berada di talaud.

Menjadi satu kesaksian hidup dalam memperjuangkan nasib antara hidup dan mati ungkap korban saat di wawancarai media, Selasa (18/07/2018) kemarin.

"Saya berterima kasih pertama kepada Tuhan yang maha kuasa yang masih memberikan memberikan nafas kehidupan sampai saat ini. Kemudian saya juga berterima kasih Kepada keduataan Philipina serta keduataan Indonesia yang siap membantu proses pemulangan dirinya. tutup korban dengan rasa bersyukur akan satu keajaiban yang di rasakan saat ini," ucapnya.

( ive)

Post a Comment

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.