Suara Pembaharu ideas 2018

Bitung, suarapembaharu.com - Kinerja tiga komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bitung dipertanyakan Ketua DPC GMNI Bitung, Ingrid Kumentas, Rabu (24/01/2018).



Menurut Kumentas, kasus ASN Pemkot Bitung yang sudah nyata-nyata tampil di media sosial dengan mengancungkan jari yang diduga simbol partai tertentu belum ada tanda-tanda ditindak lanjut Bawaslu Bitung.

"Kenapa oknum ASN belum ada panggilan klarifikasi? apakah kasus ini sengaja didiamkan?," tanya Kumentas.

Jika Bawaslu tidak mempunyai sikap tegas, lanjut Ingrid, ini sama halnya menciderai netralitas pemilu 2019 di Kota Bitung.

"Seharusnya Bawaslu bisa bersikap tegas menegakkan aturan pelaksanaan Pemilu agar ada jaminan pelaksanaan Pemilu di Bitung betul-betul berjalan sesuai aturan tanpa ada kecurangan," harapnya.

Namun, mirisnya lagi saat dikonfirmasi, Ketua Bawaslu Kota Bitung, Deby Londok tak tau menau proses kasus oknum ASN tersebut.

"Saya mau cek dulu kalau sudah sampai di mana, tapi yang pasti untuk setiap laporan maupun temuan dugaan pelanggaran sementara dalam proses," jelasnya.

Untuk temuan atau dugaan pelanggaran yang sementara dalam proses, kata Deby, belum bisa kami publikasikan.

"Jika ada temuan pelanggran yang sementra proses belum bisa kami publikasi," katanya.

Sementara itu, Divisi Bagian Pengawasan Pemilu, Sammy Rumambi belum bisa berkomentar lebih terkait dugaan kasus ASN Kota Bitung.

"Sadiki le pak ada rakor di Provinsi, yang pasti kasus itu lagi sementara menambah bukti saksi," singkatnya.

(YaserBaginda)

Post a Comment

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.