Suara Pembaharu ideas 2018

Bitung, suarapembaharu.com - Angka perceraian di Kota Bitung menunjuk grafik peningkatan. Data yang didapat media ini dari Pengadilan Agama, Bitung sendiri sudah 'mengoleksi' 287 perkara, 168 perkara cerai telah memiliki kekuatan hukum tetap (Putusan pengadilan).

Gbr-Ilustrasi


Dengan rincian 2007: 202 perkara. Artinya, ada 168 warga berstatus janda maupun duda.

"Kebanyakan kasus perceraian karena ada pihak ketiga yaitu pria idaman lain dan wanita idaman lain. Kemudian perceraian juga disebabkan faktor ekonomi dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT)," ungkap Panitia Muda Hukum Pengadilan Agama Bitung, Hanafie Pulukadang, Senin (28/01/2019).

Pulukadang juga menyerankan, untuk menekan angka perceraian, peran orang tua terhadap anak-anak.

"Peran orang tua harus ditingkatkan dengan cara memberi bimbingan apalagi ada anak yang kawin dibawah umur," jelasnya.

Dia juga membeberkan, 168 perkara yang sudah ada putusan pengadilan kebanyakan yang mengugat itu perempuan.

"Setiap sidang percerai kami selalu memediasi kedua pihak. Kalau sudah tidak bisa mediasi baru diproses perceraian," pungkasnya.

(YaserBaginda)

Post a Comment

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.