Suara Pembaharu ideas 2018

Suasana hearing di kantor DPRD kota Manado.
Suarapembaharu.com - Komisi I DPRD kota Manado, Kamis (28/2) hearing Camat, Lurah dan Kepala Lingkungan se-Kecamatan Sario.

Hearing yang dipimpin langsung Ketua Komisi I Royke Anter, Hengky Kawalo Hanny Polii dan Janen Lasugt.

Pantauan Suarapembaharu.com, info yang berkembang, hearing tersebut untuk menindaklanjuti pelanggaran pemilu yang diduga dilakukan Camat dengan salah satu Caleg Dapil Sario-Malalayang untuk pemenangan.

Mirisnya informasi yang beredar, para kepala lingkungan mendapatkan target 200 suara dalam setiap lingkungan.

"Seharusnya Instansi pemerintah harus relevan, kami tau pemimpin kota Manado mempunyai warna politik, tapi ingat ini acara 5 tahunan dan itu akan berpengaruh rekan-rekan instansi terkait. Jangan kalian bawah warna politik pemimpin kalian kepada diri kalian. Ingat ini bisa menimbulkan dendam politik," tegas Hengky Kawalo.

Hengky Kawalo juga meminta kepada instansi terkait untuk menjaga netralitas dalam pemilu dan jangan main mata dengan caleg.

"Saya harap para teman-teman untuk menjaga netralitas dalam pemilihan nanti,"tambahnya.

Sementara itu, Camat Sario, Handrie Lasut membantah adanya target suara kepada jajaranya.

"Hal itu tidak benar. Kami tidak diberikan target suara, kami memang bertemu di Pondok Daun Kalasey. Tapi itu hanya sebatas liburan dan tidak tau mengenai Caleg tersebut," Imbuhnya.

Kepala Inspektorat kota Manado, Hans Tinangoi yang turut hadir dalam hearing tersebut mengatakan akan mencari pelapor.

"Kami masih mencari pelapor karena pelapornya belum jelas," kata Hans.

Sementara itu, Ketua Komisi Royke Anter meminta, instansi pemerintah jangan berbohong. "Jika habis dari sini kalau DPRD kota Manado dapat Informasi yang lebih jelas, maka Lurah dan Camat siap menerima Konsekuensi,"tegasnya sembari menambahkan, program pemerintah jangan dipilih kasih.

"Yang lalu bantuan lansia banyak yang pilih kasih, banyak yang dapat hanya karena dipilih seperti saudara caleg tertentu saya harap kedepan nanti tidak ada lagi seperti ini,"pungkasnya. (Laks)

Post a Comment

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.