Suara Pembaharu ideas 2018

Talaud, suarapembaharu.com - Tak menunggu waktu lama, Polda Sulawesi Utara langsung bergerak cepat mengungkap kasus mobil bodong di Kabupaten Kepulauan Talaud.



Namun, tak hanya masyarakat sipil saja yang terlibat dalam kasus itu, diduga kuat ada beberapa aparat kepolisian yang menjadi mafia kendaraan bodong di Talaud

Sedikitnya, enam (6) unit kendaraan mewah (roda empat) jenis minibus masing-masing bernomor polisi DB 1679 LE, DB 1612 EL, DB 7116 QV, DB 1576 AU, dan dua kendaraan lainnya yang tidak memiliki nomor polisi, disita aparat Kepolisian Polda Sulut.

Enam unit mobil mewah ini adalah sebagian dari puluhan kendaraan lainnya yang masih berada dan tersebar luas di wilayah Kabupaten Kepulauan Talaud, yang berhasil disita aparat Kepolisian beberapa waktu lalu.

Dari berbagai sumber yang didapatkan, kendaraan yang disita ini diketahui bermasalah dengan perusahaan finance dan tidak disertai dengan kepemilikan surat kendaraan yang lengkap alias mobil bodong. Bahkan ironisnya, kendaraan-kendaraan ini diduga milik dari beberapa anggota polisi.

Amir Pontoh, salah satu penjaga penginapan, kepada suarapembaharu.com  mengatakan mobil-mobil tersebut sengaja di titipkan oleh beberapa anggota kepolisian yang menginap di penginapan Pantai Mutiara. Dirinya mengaku tidak tahu akan keberadaan mobil-mobil tersebut.

“Mobil-mobil ini sudah berada disini sejak rabu kemarin. Mobil ini dititip untuk menunggu kapal feri yang nantinya akan dibawah ke Polda,” kata Pontoh, ketika diwawancarai, pada Senin (4/2/2019) pagi tadi.

Menurut Amir, selama ini memang masih banyak anggota-anggota yang menyembunyikan kendaraan, dan perlu mendapatkan tindakan tegas.

“Kami juga sebagai masyarakat meminta ada keadilan, jangan timbang pilih. Kalau melihat kultur budaya masyarakat Talaud, masyarakat Talaud ini taat hukum. Tetapi mereka harus tindaki dulu anggotanya,” harap Pontoh, yang juga Ketua LSM Lembaga Investigasi Tindak Pidana Korupsi tersebut.

“Bagaimana mau menindaki masyarakat, jika anggotanya saja tidak ditindaki!,” tegasnya.

Sampai saat ini, belum ada pernyataan resmi dari Pihak Kepolisian Resort Talaud (Polres Talaud) terkait penyitaan kendaraan yang diduga bodong tersebut.

Kapolres Kepulauan Talaud, AKBP Prasetya Sejati ketika dihubungi, belum bisa memberikan konfirmasi terkait penyitaan mobil bodong tersebut dikarenakan dirinya masih mengikuti kegiatan Polda Sulut di Manado.

Dari pantauan suarapembaharu.com, enam unit kendaraan yang diduga bodong ini, masih terparkir rapih di halaman parkir Penginapan Pantai Mutiara Melonguane yang sudah dipasangi dengan garis polisi (police line).

(Ive)

Post a Comment

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.