Suara Pembaharu ideas 2018

Bitung, suarapembaharu.com - Kasus penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi secara ilegal mengungkap 'fakta' baru, Jumat (08/02/2019).



Kepala Pengelolah Mobil Tengki Pertamina Bitung, Hairul Ilmi membeberkan, sopir SM alias Sumardan (32) yang kemudikan mobil tengki dengan No. Lambung 43 DB 8146 AK merupakan sopir cadangan.

"Didalam satu mobil tengki ada dua sopir, mereka berkeja diperusahan secara bergantian dua hari kerja satu hari off," beber Ilmi, saat ditemui di halaman Polres Bitung.

Ilmi juga mengaku untuk permasalahan dijalan terkait pencurian ini, hampir setiap hari kita peringatkan melalui rapat-rapat ada juga dalam kontrak kerja sopir tengki tercantum larangan-larangan dari pihak Pertamina sendiri.

"Terkait dengan pencurian kami selalu mengigatkan kepada sopir soal aturan perusahan," jelasnya.

Saat disinggung masalah kelebihan isi BBM di mobil tengki, Ilmi mengaku belum tahu secara pasti soal itu.

"Saya ngga bisa jawab kalau pertanyaan itu karena itu bukan wewenang saya pak, saya hanya bagian pengawasan," ujarnya.

Terkait alat pendeteksi GPS di mobil, Ilmi mengungkapkan di Manado ini terkendalah banyaknya gunung hingga GPS susah terdeteksi.

"Tapi untuk kasus penjualan BBM secara ilegal saya belum tahu pasti apa GPSnya terbaca apa tidak nanti akan di periksa lagi karena saya masih baru pinda ke sini," pungkasnya. Bersambung.....

(YaserBaginda)

Post a Comment

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.