Suara Pembaharu ideas 2018

Bitung, suarapembaharu.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bitung dinilai tidak 'profesional' dan cari gampang dalam menangani pelanggaran pemilu oleh salah satu wartawan, Abineno Mangentang.



Menurut Abi, persoalan dugaan pelanggaran tidak netralnya sejumlah Apratur Sipil Negara (ASN) yang dilaporkan di Grub WhatsApp Bawaslu bersama dengan Pers ditindaklanjuti dengan menjadikan dirinya sebagai pelapor dan saksi.

"Dalam hal ini Bawaslu Bitung tidak profesional dan hanya cari gampang dalam menangani pelanggaran," beber Mougly sapaan akrabnya, Senin (11/02/2019).

Padahal beberapa waktu lalu, kata Mougly, dalam rakor Grup WhatsApp, dibuat atas inisiatif Bawaslu. Dengan tujuan membantu Bawaslu melakukan pengawasan serta berkordinasi soal dugaan-dugaan pelanggaran pemilu.



"Tapi kenyataannya, malah pers yang memberikan informasi dijadikan pelapor dan dipanggil untuk di BAP," katanya.

Sementara itu Kordinator Divisi Hukum, Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa (HP3S), Zulkifli Densi menampik atas tudingan Bawaslu tidak profesional serta hanya cari gampang dalam menangani pelanggaran pemilu. Menurutnya, sebagai pemberi informasi awal harus di periksa.

"Jika pemeriksaan ini dijalankan kiranya kami (Red-Bawaslu) kiranya informasi bisa membantu dalam proses nanti," ucap Densi.

Dia juga menambahkan, kasus dugaan tidak netral ASN ini bukan laporan maka pintu masuk dalam proses kasus ini adalah investigasi maka diadakanlah pemeriksaan terhadap pelapor awal.

"Kasus ini bukan laporan jadi kita adakan investigasi," pungkasnya.

(YaserBaginda)




Post a Comment

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.