Suara Pembaharu ideas 2018

Sangihe, suarapembaharu.com - Meski lokasi pembangunannya berada di areal perbukitan yang mengharuskan kerja eksra alat berat dan tantangan beresiko, pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rujukan oleh PT Marvein mampu diselesaikan tepat waktu sebelum berakhir tahun anggaran 2018.



Dan saat ini Pemkab Sangihe siap melanjutkan pembangunan tahap dua dengan pagu anggaran Rp 34 miliyar lebih atau hampir dua kali lipat dari anggaran tahap pertama yang menelan anggaran Rp 17 miliyar lebih.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPKom) RSUD Lunkendage Tahuna, Melkhior Takaepisang memastikan, untuk proses tender RSUD Rujukan akan dimulai pada bulan Maret mendatang menyusul seluruh persiapan administrasi tender telah disiapkan dari jauh hari.

“Kami sangat bersyukur pembangunan tahap pertama dapat selesai tepat waktu, padahal melihat kondisi lahan yang begitu rumit, dan untuk pembangunan tahap dua tendernya ditargetkan pada bulan Maret mendatang,”ungkap Takaepisang saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (14/02/2019).

Dijelaskan, meski baru tahap satu, namun secara fisik bangunan rumah sakit rujukan yang memiliki ruang perawatan kurang lebih 200 itu sudah bisa digunakan, namun akan lebih efektif penggunaannya setelah pembangunan tahap dua selesai dibangun tahun 2019 ini.

”Untuk bangunan tahap satu saja sudah sangat siap, tapi tetap harus menunggu selesainya tahap dua agar pasien yang akan dirawat tidak terganggu oleh aktifitas proyek,” ujarnya.

Sementara itu Dirketur RSUD Liunkendage Tahuna, Blesing Rompis ditemui sebelumnya mengatakan, pembangunan rumah sakit rujukan merupakan pengembangan dari RSUD Liunkendage Tahuna dari tipe C ke tipe B, sehingga lokasi bangunannya tepat didirikan disamping lokasi bangunan RSUD Liunkendage Tahuna. Rumah sakit rujukan kata Rompis, juga akan menjadi rumah sakit rujuk bagi pasien yang berasal dari Kabupaten Talaud dan Kabupaten Sitaro ketika hendak melakukan perawatan lanjut.

”Kedepan rumah sakit rujukan ini tak hanya melayani warga Kabupaten Sangihe, tapi melayani pasien dari kabupaten tetangga, Sitaro dan Talaud,” kata Rompis.

"Rompis juga menambahkan, selain kesiapan fisik bangunan, peralatan medis dan tenaga keperawatan serta penambahan dokter spesialis juga akan dipersiapkan ketika rumah sakit rujukan mulai difungsikan," tutup rompis.

(RenaldyTulong)

Post a Comment

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.