Suara Pembaharu ideas 2018

Suasana Reses Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Manado, Theresia Pinkan Nuah


Manado, suarapembaharu.com - Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Manado, Theresia Pinkan Nuah gelar reses di Kelurahan Pakowa, Kecamatan Wanea, Kamis (07/03/2019) kemarin.

Dalam reses tersebut, pedagang pasar tradisional Pinasungkulan Karombasan kembali menyuarakan keluh kesah mereka terkait sejumlah persoalan yang sering mereka hadapi saat berdagang.

Salah satu warga Kelurahan Pakowa yang sehari-harinya bekerja sebagai pedagang pasar itu, dihadapan Srikandi PDIP ini, membeberkan adanya tagihan bea tidak wajar yang dilakukan oleh pihak PD Pasar Kota Manado.

“Kami sebagai pedagang merasa berat. Dimana, dalam sehari untu bea 2 kali ditagih. Begitu juga, kalau kami tidak berjualan selama beberapa hari, tetap kami harus membayar. Tidak mau bayar, lapak diserahkan ke orang lain,” kata salah satu pedagang.

Sementara, Wakil Ketua Komisi II DPRD Manado, Pinkan Nuah, langsung menanggapi aspirasi keluhan pedagang dan mengatakan bahwa kemungkinan sistem penagihan seperti itu diduga merupakan instruksi dari Direktur sebelumnya.

“Kan Direktur PD Pasar sekarang sudah diganti. Saya akan berkoordinasi dengan mereka, dan mudah-mudahan kedepannya sudah tidak seperti itu lagi,” tuturnya.

Aspirasi lain yang disampaikan warga diantaranya, permintaan lampu jalan, perbaikan saluran drainas dan jalan.

“Manado ini sudah sangat berkembang. Pendapatannya juga besar. Saya juga heran, Manado yang sudah bisa dikatakan kota kosmopolitas tapi masih saja ada wilayah yang gelap. Begitu juga fasilitas publik yang rusak. Saya akan koordinasikan dengan pihak terkait, agar mendapatkan perhatian pemerintah,” seru Pinkan.

Sementara itu, salah satu tokoh masyarakat Kelurahan Pakowa juga menyoroti ketidak hadiran Dinas Pemerintah Kota Manado, yang bermitra kerja dengan Komisi II DPRD Kota Manado.

“Kami kecewa dengan ketidakhadiran dari Dinas yang bermitra kerja dengan Komisi II. Seharus mereka mendampingi anggota dewan yang saat ini melakukan reses. Apalagi, saya dengar ibu Pinkan Nuah sudah memberikan undangan. Namun, sangat disayangkan tidak ada satu pun perwakilan dari Pemerintah yang hadir,” tandas warga kecewa itu.

(Laks)

Post a Comment

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.